Seorang ayah meninggal dunia sesaat setelah menyaksikan anaknya wisuda, ia baru akan meninggalkan ruangan prosesi wisudawan tepat sehari yang lalu.
Terbayang difikiran saya perasaan sang ayah. Saat itu pasti ia sedang merasa sangat bahagia menyaksikan sang anak yang ia besarkan dengan penuh kasih sayang berhasil menyelesaikan studinya. melihat anaknya mengenakan baju kebesaran dengan topi bertali yang digeser oleh sang rektor merupakan saat yang sangat membanggakan. disaat yang bersamaan juga pasti terselip satu kelegaan dalam dirinya bahwa anaknya tercinta sudah dewasa.
tapi apa yang terjadi, tuhan memanggilnya saat yang sangat membahagiakan itu, bahkan mungkin untuk berfoto resmi saja belum sempat terlaksana. suasana kampus yang bahagia itu mendadak berubah duka. solat zuhur di mesjid terbesar kampus kami yang selalu dipenuhi oleh orangtua dan wali dari seluruh penjuru negeri kini diiringi dengan solat mayit.
sungguh miris saya mendengarnya. kenapa Tuhan menyelipkan duka di hari bahagia.?
tapi sempat terlintas bahwa ini semua mungkin pengkabulan doa dari sang bapak, yang sudah merasakan penyakit yang dideritanya namun memohon kepada Tuhan untuk mengizinkannya menyaksikan kebahagiaan sang anak.? ia menyembunyikan semua penderitaanya lagi lagi demi sang anak. seberapa besar pengorbanan seorang ayah, hingga sampai ajal memanggilnya pun ia masih tetap memikirkan anaknya..
terbayang kah betapa besar usaha orangtua kita, mungkin saat kau berbicara dengannya melalui telp kau dapat mendengar tawa dan nasihatnya. tapi kau tak akan tau apa yang sedang dirasakannya, kelelahannya, dan seberapa besar beban yang sedang ditanggungnya.
maka lakukanlah segalanya sebaik mungkin, agar secepatnya kau dapat membahagiakan mereka, dan mengangkat semua beban berat yang dipikulnya selama ini.
Kamis, 25 April 2013
Kamis, 11 April 2013
dongeng hidup
Dongeng Hidup
hidup itu bukan dongeng
hidup punya jalan ceritanya sendiri
tapi manusia gak pernah tau apa yang akan terjadi kemudian
manusia juga takkan mungkin kembali ke masa lalu, walaupun itu hanya 1 detik
Selasa, 01 Januari 2013
flat
Tertawa lepas
Yayaya mungkin itu yang gw butuhkan saat ini
Upss
No..! bukan itu
Ada yang lebih penting
Menangis? Teriak? Merengek?
Ya rasanya gw lebih butuh itu
Rabu, 10 Oktober 2012
wisuda
Wisuda
prosesi wisuda selalu membuat hati ku terasa miris
Senyuman setiap orang disana
Tangis dan peluk bahagia sangat jelas adanya
Baju besar berwarna hitam dengan topi segi lima sengat
bangga mereka kenakan
Senyum bangga kedua orangtua tak terkalahkan saat tali
diujung topi hitam itu dipindahkan dari sudut kiri ke sebelah kanannya.
Satu yang selalu terlintas di benakku saat melihat itu
semua.
analogi wanita
analogi
wanita
Wanita
itu bagaikan mawar
Cantik
dan berwarna indah
Dia
terlihat rapuh dengan helaiannya yang mudah jatuh bila tidak dirawat
tapi
tidak mudah untuk memetiknya
karna
dibalik keindahannya, ada duri tajam yang siap membuatmu terluka
Langganan:
Postingan (Atom)